Wisata Murah Meriah di Kota Tua Jakarta

Posted on

Wisata Murah Meriah di Kota Tua Jakarta. Halo…., salam jumpa lagi di masbei.com teman – teman. Semoga kesehatan, kebahagiaan serta rezeki senantiasa dilimpahkan kepada kita oleh Yang Maha Kuasa.

Pada artikel kali ini, Mas Bei akan sharing mengenai pengalaman saya berwisata ke tempat wisata murah di Jakarta. Tempat ini adalah Kota Tua Jakarta. Berikut ini artikelnya.

kota tua jakarta
Bangunan Kantor Pos di Kawasan Kota Tua

Wisata Murah Meriah di Kota Tua Jakarta

Tempat wisata ini merupakan salah satu wisata yang terkenal di Jakarta. Selain karena terjangkau baik lokasi atau biayanya, tempat ini juga merupakan tempat bersejarah di Jakarta. Oleh karena itu, bebrapa waktu yang lalu saya mengunjungi tempat ini. Selain karena penasaran tentunya, hehehehe.

Alamat Kota Tua berada di kawasan Jakarta Barat. Untuk menuju ke lokasi wisata sejarah Jakarta ini, saya menggunakan KRL. Selain karena biayanya murah dan bebas macet, lokasi Kota Tua Jakarta berada tidak jauh dari Stasiun Jakarta Kota. Jadi cukup naik KRL tujuan Jakarta Kota plus jalan kaki sekitar 200 – 300 an meter, kita sudah sampai ke kawasa Kota Tua Jakarta.

baca juga : Naik KRL ke Taman Topi dan Kebun Raya Bogor

Daya Tarik Kota Tua  Jakarta

wisat asejarah jakarta
Sepeda warna – warni yang siap untuk disewa oleh pengunjung

 

Sesuai dengan namanya, kawasan wisata ini menggambarkan keadaan Jakarta pada zaman dahulu. Bangunan – bangunan beraksitektur Belanda berdiri megah di kawasan tempat wisata ini.

Gedung – gedung peninggalan Belanda ini dahulu digunakan sebagai pusat pemerintahan Hindia Belanda. Di tengah kompleks gedung ini, terdapat sebuah halaman yang luas.

Di lapangan yang juga dikenal dengan Taman Fatahilah ini, kita dapat menyewa sepeda ontel. Sepeda warna – warni ini selain untuk dikendarai berkeliling taman, juga sangat menarik untuk obyek berfoto.

Selain itu, ada juga beberapa seniman yang menunjukkan kreatifitasnya. Ada yang beraksi dengan berdandan ala bajak laut, tentara emas, dan sebagainya. Kita dapat berfoto dengan para seniman ini, tentunya dengan donasi seiklasnya.

kota tua
Para seniman sedang berunjuk kreatifitasnya

Di kompleks Kota Tua Jakarta ini, terdapat beberapa museum yang dapat kita kunjungi. Kemarin saya hanya mengunjungi 3 museum. Untuk memasuki museum, pengunjung hanya dikenakan biaya Rp. 5.000,- untuk pengunjung umum. Sedangkan untuk mahasiswa Rp. 3.000,- dan pelajar / anak – anak Rp. 2.000,-.

baca juga : Deretan Tempat Wisata di Jakarta yang Murah dan Indah

Museum Seni Rupa dan Keramik Kota Tua Jakarta

museum seni rupa dan keramik
Museum Seni Rupa dan Keramik

Tempat yang pertama saya kunjungi adalah Museum Seni Rupa dan Keramik. Jika dari arah Stasiun Jakarta Kota, museum ini berada di sebelah kanan Taman Fatahillah.

Dulunya, tempat ini merupakan bagunan gedung Pengadilan Batavia. Namun saat ini, bangunan bersejarah ini telah dialih fungsikan menjadi museum.

Sesuai dengan namanya, di dalam museum ini terdapat aneka koleksi karya seni rupa dan juga keramik. Benda- benda seni ini berasal dari berbagai daerah dan juga tahun pembuatan. Mulai dari karya seni dari zaman kuno hingga masa kini ada di museum ini.

kota tua jakarta
Keramik dari abad 10

Jika kita memasuki museum ini, kita tidak boleh menggunakan kamera “besar” untuk berfoto. Namun, jika menggunakan kamera saku atau ponsel masih diperbolehkan.

Museum Wayang Kota Tua Jakarta

museum wayang
Museum Wayang Kota Tua Jakarta

Tempat berikutnya yang saya kunjungi adalah Museum Wayang. Museum ini berada berseberangan dengan Museum Seni Rupa dan Keramik. Jadi kita harus menyeberang taman untuk mencapai tempat wisata ini.

Dalam museum wayang ini, terdapat aneka koleksi tokoh pewayangan. Tidak hanya wayang dari daerah di wilayah Indonesia, namun juga ada beberapa koleksi yang berasal dari luar negeri seperti Rusia dan juga Malaysia.

museum wayang
Koleksi boneka dari Rusia di Museum Wayang Jakarta

 

Selain aneka koleksi wayangnya, terdapat juga beberapa perangkat pertunjukan wayang. Diantaranya adalah seperangkat alat musik gamelan yang biasa digunakan sebagai pengiring pertunjukan wayang di Jawa.

Museum Fatahillah / Museum Sejarah Jakarta

museum fatahillah
Museum Sejarah Jakarta

Tempat ketiga yang saya kunjungi adalah Museum Sejarah Jakarta. Museum ini merupakan bangunan utama yang ada di kompleks Taman Fatahillah kota Tua Jakarta ini.

Bangunan museum ini terdiri dari dua lantai. Dulu, museum ini merupakan pusat pemerintahan Hindia Belanda pada masa kolonial.  Tempat ini pada awalnya merupakan kantor Gubernur Jenderal VOC. Oleh karena itu, dapat dibilang jika bangunan ini merupakan bangunan utama di kawasan Kota Tua Jakarta ini.

Sekarang bangunan ini menjadi museum yang berisi mengenai sejarah Kota Jakarta. Terdapat berbagai perabotan yang dulu digunakan oleh penghuni kantor Gubernur Jenderal VOC. Tentunya perabotan – perabotan ini mempunyai ciri khas Belanda.

museum sejarah jakarta
Koleksi Museum Fatahillah

Di bagian bawah bangunan ini terdapat penjara bawah tanah. Konon penjara ini digunakan untuk menahan para tawanan VOC.

Pada bagian belakang gedung ini terdapat sebuah taman kecil. Di taman ini terdapat aneka jajanan khas Betawi. Selain itu, ada juga kantin yang menyediakan aneka souvenir khas Kota Tua Jakarta atau Betawi.

baca juga : Rekomendasi Tempat Wisata Kuliner Jakarta

Bus Tingkat Wisata Jakarta / Jakarta City Tour / Mpok Siti

Setelah keluar dari Museum Sejarah Jakarta, saya kemudian melihat sebuah bis tingkat yang sedang menaikkan penumpang di dekat Stasiun Jakarta Kota. Setelah bertanya kepada penjaga halte, baru saya tau bahwa itu merupakan bus wisata yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta.

city tour jakarta
“Mpok Siti” atau City Tour Jakarta yang ternyata dipiloti oleh seorang wanita

Bus tersebut dapat dinaiki secara gratis oleh pengunjung. Bis wisata yang juga banyak dijuluki dengan Mpok Siti yang merupakan plesetan dari City Tour ini akan membawa para penumpangnya untuk berkeliling Kota Jakarta.

Penumpang akan dibawa melintasi tempat – tempat bersjarah di Jakarta seperti Monas, Istiqlal dan sebagainya.

Sayangnya saya tidak sempat menikmati diantar Mpok Siti berkeliling Jakarta. Saya sudah masuk ke dalam bus, namun ternyata tempat duduknya sudah penuh dan penumpang tidak diperkenankan untuk berdiri.

Sempat kepikiran untuk menunggu bis selanjutnya, namun karena cuaca yang cukup terik membuat saya mengurungkan niat tersebut. Yah mungkin belum rejeki saya, mungkin lain kali bisa mencoba naik Mpok Siti berkeliling Jakarta.

baca juga : Wisata Alam Jakarta : Kepulauan Seribu dibalik Gemerlapnya Jakarta

Kunjungan ke Museum Fatahillah / Museum Sejarah Jakarta merupakan akhir wisata saya di Kota Tua Jakarta. Sebenarnya masih ada tempat lain di kawasan Kota Tua Jakarta yang belum sempat saya kunjungi seperti Museum Bank Indonesia. Namun berhubung matahari semakin terik, dan waktu yang semakin siang membuat saya memutuskan untuk menyudahi wisata kali ini.

Semoga pada kesempatan lain saya bisa mengunjungi tempat – tempat yang belum sempat saya kunjungi di kawasan Kota Tua Jakarta. Termasuk nain Mpok Siti, hehehhee.

Itulah sepenggal cerita dari Mas Bei saat berkunjung ke tempat wisata sejarah Kota Tua Jakarta. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih sudah berkunjung ke masbei.com. Salam Indonesia.