Wisata Jogja : Hutan Pinus Mangunan yang Asri, Imogiri

Posted on
Membahas tentang pariwisata memang tidak ada habisnya. Terlebih untuk kota – kota yang mencitrakan dirinya sebagai kota wisata. Jogja atau Yogyakarta merupakan salah satu kota yang terkenal dengan  keanekaragaman obyek wisatanya. Nah, saat ini banyak obyek wisata baru di Jogja yang dibuka untuk umum. Salah satunya adalah obyek wisata Jogja , Hutan Pinus Mangunan, Imogiri yang terletak di Kabupaten Bantul. Kali ini Mas Bei akan membahas tentang obyek wisata di Jogja  yang terhitung masih baru tersebut.

Lokasi Hutan Pinus Mangunan

Jika Pantai Gua Cemara dipenuhi tumbuhan cemara udang, maka obyek wisata yang satu ini dipenuhi oleh pohon pinus. Lokasi wisata hutan yang dipenuhi oleh pepohonan pinus ini berada di Desa Mangunan. Untuk menuju ke hutan pinus ini, teman – teman dapat melewati rute Jalan Imogiri Timur. Jika teman – teman dari luar kota dan bingung mencari Jalan Imogiri Timur, maka teman teman cukup mencari lokasi Terminal Bus Giwangan, yup Jalan Imogiri Timur berada di arah selatan simpang lima Terminal Giwangan. Nah, dari Jalan Imogiri Timur ini, teman- teman tinggal mengikuti jalan ini ke arah selatan. Jalan ini akan mengarahkan teman- teman menuju ke Makam Raja – Raja Imogiri, untuk menuju ke lokasi Hutan Pinus Mangunan ini, teman – teman harus berbelok ke arah Kebun Buah Mangunan pada persimpangan sebelum masuk ke komplek Makam Imogiri. Jangan khawatir, ada papan petunjuk arahnya kok. Jalan menuju ke arah Kebun Buah Mangunan ini cukup menanjak terjal, jadi teman – teman harus waspada serta memastikan keadaan kendaraan teman – teman cukup fit mesin dan juga remnya. Selain menanjak, jalur ini juga sering dilalui oleh truk muatan yang memakan separuh badan jalan, pokoknya pesan saya, pastikan kendaraan teman – teman dalam keadaan prima, rem pakem, serta hati – hati dan waspada selama berkendara. Oke, setelah melewati jalan yang menanjak dan berliku, teman – teman akan menemui petunjuk arah yang akan menginformasikan lokasi Kebun Buah Mangunan, Hutan Pinus dan Puncak Becici, nah teman – teman tinggal mengikuti arah menuju Hutan Pinus. Jangan khawatir kesasar, karena jalannya cuman 1 kok, hehehehe. Selain itu, lokasi Hutan Pinus ini berada tepat di pinggiran jalan yang sebenarnya merupakan jalan alternatif untuk menuju Pathuk, Gunung Kidul, tempat Bukit Bintang berada. Jadi jika ingin melanjutkan ke Bukit Bintang, teman – teman tinggal mengikuti jalan menuju Pathuk tersebut, tapi ya rutenya masih didominasi tanjakan dan turunan yang berkelok – kelok, pesan saya hati – hati.
Lokasi hutan pinus mangunan
Papan penunjuk arah menuju lokasi hutan pinus mangunan

Daya Tarik Hutan Pinus Mangunan

Pada awalnya, lokasi Hutan Pinus Mangunan bukanlah obyek wisata namun hutan pinus yang dikelola oleh warga sekitar untuk diambil manfaatnya secara ekonomis. Pada saat Mas Bei melewati tempat ini kurang lebih pada tahun 2011 silam, hutan ini tidak berbeda dengan hutan pinus di daerah lain yang hanya disadap untuk diambil getahnya serta ditebang dan dimanfaatkan kayunya. Mungkin karena warga sekitar melihat potensi wisata hutan pinus mangunan serta terinspirasi oleh Kebun Buah Mangunan yang lebih dahulu dibuka, maka ditatalah hutan rakyat ini menjadi salah satu obyek wisata di Jogja.
Hutan Pinus Dlingo
Batang pinus yang rimbun di Mangunan
Lokasi hutan pinus Mangunan yang berada pada bukit, menawarkan kesejukan bagi pengunjungnya. Pepohonan pinus yang menjulang tinggi membuat obyek wisata ini menjadi asri dan adem. Yang tidak kalah pentingnya adalah, barisan batang pohon pinus menjadi latar yang sangat indah sehingga tempat ini sangat cocok bagi teman- teman yang suka berfoto ria. Selain barisan pohon pinus, di tengah areal hutan terdapat pangung pementasan yang terbuat dari susunan balok dan papan kayu. Sedangkan di hutan pinus sebelah utara jalan (hutan pinus dibagi 2 oleh jalan, sisi utara sebagai tempat parkir, musholla), kita dapat menyaksikan keindahan Jogja dan sekitarnya dari ketinggian. Oleh karena itu, tidak berlebihan jika ada yang mengatakan Hutan Pinus Mangunan merupakan salah satu spot untuk mengambil foto terbaik di Jogja. Jadi jika berkunjung ke tempat ini, siapkan peralatan fotografi teman – teman, atau bagi yang suka selfie dengan handphone, jangan lupa tongsis dan power banknya di bawa, hehehee.
Hutan Pinus Mangunan
Gapura pintu masuk Hutan Pinus Mangunan
Hutan pinus mangunan
Panggung pertunjukan yang terbuat dari kayu di Hutan Pinus Mangunan

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Hutan Pinus Mangunan

Keindahan yang dapat kita nikmati di Hutan Pinus Mangunan ini tidak membuat kita harus merogoh kantong yang dalam untuk memasukinya. Bahkan kita tidak dipungut tiket masuk, kita hanya dikenakan biaya parkir sebesar Rp. 2.000,- untuk sepeda motor dan Rp. 4.000,-  untuk mobil (dapat berubah). Namun, bagi teman – teman yang akan mengadakan kegiatan fotografi secara berjamaah (hunting bareng dengan model, atau fotografi komersial maksudnya, hehehe), menurut informasi yang Mas Bei terima, dikenakan charge Rp. 50.000,- untuk setiap kamera, tapi jika tidak, tetap gratis kok. Untuk jam bukanya, Hutan Pinus Mangunan tidak menetapkan jam buka, karena memang terbuka 24 jam wong hutan, giamana mau nutupnya? Hehehehe. Ya, tapi memang tidak ada pengaturan jam berkunjung di obyek wisata ini, namun mengingat jalan menuju Hutan Pinus Mangunan yang bekelok – kelok dan dipenuhi tanjakan dan turunan, Mas Bei sarankan teman – teman melintasi jalan jangan terlalu malam, karena penerangan jalannya belum terlalu baik. Ya kecuali untuk yang sudah hafal medan sih silakan, tapi bagi yang belum sekali lagi hati – hati.

Hal – Hal Yang Perlu Diperhatikan Selama Mengunjungi Hutan Pinus Mangunan

Jika teman – teman akan mengunjungi Hutan Pinus Mangunan, hal – hal di bawah ini mohon diperhatikan :
  • Persiapkan kendaraan teman- teman sebelum menuju tempat ini.
Mengingat belum adanya angkutan umum untuk menuju Hutan Pinus, maka teman – teman mau tidak mau harus menggunakan kendaraan pribadi atau carteran. Nah, sebelum berangkat, pastikan kondisi mesin dalam keadaan prima, rem pakem, serta lampu depan dan belakang hidup ( bagi yang berencana pulang agak malam), karena jalan menuju tempat wisata ini yang menanjak, dan dikelilingi jurang.
  • Bawalah bekal
Mengingat obyek wisata Hutan Pinus Mangunan masih tergolong baru, maka warung yang menyediakan makanan juga belum banyak. Untuk mengantisipasinya, teman – teman dapat membawa bekal sendiri dari rumah.
  • JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN, terutama PUNTUNG ROKOK
Maaf jika saya tulis dengan huruf kapital, karena telah banyak obyek wisata (terutama wisata alam) yang menjadi sepi peminat / rusak  gara – gara sampah yang berserakan. Hal ini tidak lain akibat dari oknum – oknum pengunjung yang membuang sampah sembarangan. Ingat, tempat wisata bukanlah tempat sampah, walaupun ada petugas kebersihan, tapi sampah yang kita hasilkan adalah tanggung jawab kita. Khusus bagi yang merokok, JANGAN buang puntung rokok yang masih menyala sembarangan karena di Hutan Pinus ini terdapat banyak guguran daun kering yang sangat mudah terbakar. Jadi untuk menghindari kebakaran hutan, matikanlah puntung rokok teman – teman sebelum membuangnya ke tempat sampah.
Oh iya, berikut ini peta menuju lokasi Hutan Pinus Mangunan yang saya ambil dari Google maps

Nah, itulah beberapa patah kata yang dapat Mas Bei untai menjadi sebuah artikel sederhana (halah..) tentang salah satu obyek wisata jogja, hutan pinus Mangunan. Mohon maaf jika banyak kekeliruan dan kesalahan. Jika ada kritik, saran, tambahan, atau komentar, silakan teman – teman tuliskan pada kolom komentar di bawah ini. Sekian dan terima kasih.