Menikmati Bulan Madu Romantis Dan Menyenangkan Di Pulau Cinta Gorontalo

Posted on

Momen honeymoon tentu ingin dilewati penuh dengan suasana romantis. Pulau Cinta di Gorontalo merupakan lokasi yang tepat untuk dijadikan pilihan destinasi bulan madu bagi pasangan yang tengah merajut indah mahligai pernikahan tersebut. Banyak sekali hal yang dapat dilakukan bersama oleh pasangan.

Berkat keindahan panoramanya saja, pulau ini dijuluki sebagai “Maldives of Indonesia” di mana Maldives atau Maladewa sendiri telah tersohor sebagai destinasi wisata romantis paling populer di dunia. Sebenarnya bukan hanya pasangan saja yang boleh menghabiskan waktu di pulau ini, karena salah satu destinasi wisata unggulan Gorontalo tersebut sejatinya terbuka untuk umum dan menyediakan beragam hiburan seru untuk wisatawan berbagai usia.

Keindahan Pulau Cinta Gorontalo

Pulau Cinta Gorontalo
Pulau Cinta Gorontalo

Tidak berlebihan kiranya jika wisatawan yang telah menyaksikan sendiri keelokan Pulau Cinta Gorontalo menyebut pulau itu sebagai surga dunia.

Pada dasarnya, Pulau Cinta Gorontalo merupakan sebuah resort yang dibangun di tengah laut dengan lima belas buah cottage dengan jalur penghubung ke kantor utama resort berbentuk ikon hati yang mendasari penamaan tempat wisata super cantik tersebut.

Masing-masing cottage dilengkapi dengan teras di mana pengunjung dapat menikmati hamparan laut biru yang jernih di sekitarnya, sekaligus bersiap terkagum-kagum menyaksikan panorama matahari terbit dan tenggelam yang menjadi daya tarik utamanya. Juga terdapat kolam renang pribadi bagi pengunjung yang ingin berenang secara private.

baca juga : Berwisata Alam Yang Hemat ke Ranggon Hills Gunung Salak Bogor

Pilihan Hiburan di Pulau Cinta Gorontalo

Diving Spot Salvador Dali
Diving Spot Salvador Dali

Pulau Cinta Gorontalo tidak hanya menawarkan panorama yang indah saja, tetapi juga memiliki banyak pilihan hiburan yang dapat dijajal oleh para pengunjung. Hiburan pertama adalah pengunjung dapat berkeliling sekitar pulau menggunakan sampan sederhana yang disediakan oleh pihak resort.

Wisatawan boleh mendayung sendiri atau menggunakan jasa staf. Selanjutnya, pengunjung hotel juga dapat melalukan aktivitas snorkeling dan diving. Jika melakukan kedua aktivitas tersebut, tidak boleh sampai melewatkan spot Salvador Dali, yakni kumpulan karang yang membentuk seperti salah satu lukisan seniman asal Spanyol, Salvador Dali.

Coral tersebut merupakan satu-satunya di Indonesia, bahkan dunia, sehingga sayang sekali jika tidak dikunjungi serta diabadikan oleh lensa kamera.

Bagi yang suka menjelajah rimba atau trekking, Pulau Cinta juga dapat mengakomodasinya melalui sebuah hutan yang berlokasi di seberang pulau.

Namun jika tidak ingin melakukan aktivitas-aktivitas yang melelahkan seperti diving dan trekking, wisatawan dapat beramah tamah mengunjungi kampung suku Bajo, suku asli Gorontalo. Mereka sangat ramah dan memiliki adat istiadat serta kebiasaan yang sangat menarik.

Tetapi jika malas ke mana-mana, wisatawan yang menginap di resort dapat bermain ayunan tengah laut. Ayunan ini merupakan yang pertama di Indonesia. Latak ayunan ini berada di dekat kantor utama resort. Namun saat ini ayunan tersebut jumlahnya hanya dua buah. Oleh karena itu, mau tidak mau pengunjung harus sabar mengantri giliran dan bergantian bersama dengan pengunjung resort yang lain.

baca juga : Lokasi Pantai Surumanis Kebumen yang Indah dan Mempesona

Lokasi Dan Tarif Mengeksplorasi Pulau Cinta Gorontalo

Lokasi Pulau Cinta Gorontalo
Lokasi Pulau Cinta Gorontalo

Pulau Cinta Gorontalo berada di Kabupaten Boalemo, tepatnya di desa Patoameme, kecamatan Botumoito. Dari pusat Kota Gorontalo dapat ditempuh dalam tiga jam perjalanan darat dan penyeberangan laut sebentar menuju resort.

Bagi wisatawan yang ingin menginap di resort ini dapat memilih varian cottage sesuai jumlah kamar yang dibutuhkan, yakni single, double atau triple. Tarif yang ditetapkan oleh pihak resort mulai Rp. 3.000.000,- per malam sudah termasuk layanan makan 3x sehari dan room service. Untuk menyewa sampan, peralatan menyelam, atau kemping, pengunjung harus membayar biaya fasilitas tambahan mulai dari Rp. 30.000,- per jam.