Meizu M2 mini review Mas Bei

Posted on
Meizu M2 mini review

Setelah kemarin membeli Meizu M2 mini (spesifikasi juga tertulis) untuk menggantikan smartphone Mas Bei yang rusak, sekarang mas bei akan sedikit bercerita tentang pengalaman Mas Bei menggunakan smartphone ini, istilah bulenya sih Meizu M2 mini review” by Mas Bei (biar dikira makannya roti sama keju hehehehe…). Tapi temen – temen jangan protes ya jika cerita ini tidak sesuai dengan yang temen – temen rasakan mengenai smartphone buatan Meizu ini, karena yang namanya barang elektronik belum tentu sama, walaupun serinya dan merknya sama. Cerita ini Mas Bei tulis sesuai apa yang Mas Bei alami / rasakan. Okeh, ndak usah panjang lebar, berikut ini apa yang Mas Bei rasakan setelah menggunakan smartphone ini.

Kesan pertama (fisik)
Kesan pertama melihat Meizu M2 mini ini secara langsung adalah, bentuk cakep (sesuai selera Mas Bei), pas digenggaman tangan Mas Bei (mungkin karena ukurannya sama persis dengan smartphone sebelumnya). Smartphone ini tipis (karena baterai dan body menyatu alias batere tidak bisa dilepas) namun terlihat elegan dan kokoh (walaupun terasa “plastiknya”). Sayangnya dalam paket Meizu M2 mini ini tidak disertakan handsfree seperti pada smartphone sebelumnya. Jadi pada paket penjualan ini yang Mas Bei dapat adalah unitnya (yaiyalah…), charger, kabel data (micro usb), jarum pembuka slot simcard dan memory card (ndak tau namanya tapi fungsinya itu, hehehehe..), serta kartu garansi dan doosbook.


Meizu M2 mini tampak muka

Meizu M2 mini cukup tipis

Tampak belakang Meizu M2 mini



Kesan kedua dan selanjutnya (performa dan fitur)
Setelah cek fisik, Mas Bei kemudian mencoba menghidupkan Meizu M2 mini ini, dan ternyata tampilan themenya apik, ya mirip mirip siomai. Geser kanan geser kiri (atas bawah juga sih…) cukup responsif (berkat CPU octacore dan RAM 2Gb). Oke geser geser sudah, sekarang cek pembaruan firmware via OTA (karena ada tool update sih jadi iseng nyoba) dan ternyata ada firmware yang lebih baru (pada awal pembelian firmwarenya Flyme versi 4.5 dan diupdate ke Flyme versi 5.1) sekalian updatelah, mumpung ada wifi gratis, hehehe.. Namun ternyata update via OTA sangat lama karena filenya mencapai 750 an MB maka Mas Bei putuskan untuk update dengan cara manual dengan cara download file updatenya via komputer. Oke file update sudah selesai terdownload, sekarang tinggal mengupgradenya. Caranya ternyata sangat mudah, tinggal pindahkan file update.zip ke Meizu M2 mini, kemudian buka document dan cari file update.zip yang telah dikirim tadi, klik udah deh tinggal tunggu proses selesai. Setelah firmware diupdate, ternyata terjadi perubahan yang cukup signifikan. Mulai dari tampilan dan juga performa. Tampilannya menjadi lebih simpel dan lebih smooth.
Nah sekarang saatnya install aplikasi dari playstore. Mas Bei mengalami kendala pada saat pertama kali mengunduh aplikasi yaitu proses download tidak berjalan. Akhirnya Mas Bei coba untuk clear data pada playstore dan ganti akun gmailnya, dan wala… it’s work proses download berjalan lancar. Dan aplikasi dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Oh iya, Meizu M2 mini menggunakan nano sim dan sudah support jaringan 4g LTE (SIM1, 2G SIM2). Smartphone ini mendukung dual sim, namun sayangnya, jika teman-teman memasang memory external, maka SIM card 2 tidak dapat dipasang, karena slot SIM 2 menjadi satu dengan slot Micro SD, jadi harus ada yang mengalah (meskipun ada trik untuk mengakali ini, namun cukup beresiko untuk keselamatan SIMcard teman-teman).

meizu m2 mini review
Slot SIM2 harus bergantian dengan slot micro sd (lingkaran merah)

Untuk fitur yang disematkan pada Meizu M2 mini ini cukup komplit. Mulai dari kompas, cermin (berguna banget bagi nyonya, hehehe..), penggaris, senter, magnifier, level (buat mengukur kemiringan- busur derajat digital). Sedangkan untuk bermain game, Mas Bei belum nyoba, soalnya Mas Bei bukan seorang yang maniak game, hehehehe, tapi untuk kamera akan Mas Bei tulis dalam postingan selanjutnya.

Kesimpulan
Sejauh ini Mas Bei belum menemui kendala yang berarti dari penggunaan smartphone Meizu M2 mini ini. Namun jika Mas Bei tulis, kira kira begini :

Sisi Positif

  • Harga terjangkau
  • Tipis, bentuk menarik
  • Fitur lengkap
  • Sudah support jaringan 4G LTE
  • CPU, RAM, dan GPU, mantab untuk rentang harga di bawah 1,5 jutaan 
  • Smooth, performa OK
  • Kamera belakang 13MP f:2,2, depan 5MP (review menyusul)
Sisi negatif
  • Aksesoris relatif lebih sulit didapat dibanding kakaknya Meizu M2 note, plus batere tidak bisa dilepas
  • Slot SIM2 tidak dapat digunakan jika menggunakan Micro SD
  • Google play bermasalah pada awalnya
  • Berasa plastiknya (solusi : pasang bumper case)
  • Tidak disertakan handsfree dalam paket penjualan
Oke teman-teman, sekian dulu artikel Meizu M2 mini review dari Mas Bei, jika ada tambahan (seiring dengan waktu pemakaian) nanti akan Mas Bei perbaharui artikelnya. Salam.