Menikmati Kemping Mewah Di Glamping Lakeside Rancabali Bandung

Posted on

Jika dulu berkemah atau kemping identik dengan para backpacker atau pecinta alam, maka tren traveling saat ini mengubah stigma tersebut melalui kehadiran glamping atau glamorous camping alias kemping mewah.

Inti dari glamping sendiri adalah sebuah area penginapan, umumnya resort, yang memiliki kamar berupa tenda-tenda raksasa dan mewah disertai fasilitas lengkap layaknya kamar hotel pada umumnya. Private bathroom, mini bar, electricity, adalah standar minimal fasilitas glamping yang dapat ditambah sesuai permintaan tamu.

Sebagai surga wisata, Bandung pun tidak ingin ketinggalan tren tersebut sekaligus menjadi pelopor di Indonesia melalui kehadiran Glamping Lakeside Rancabali Bandung, sebuah resort berkonsep glamping dengan panorama menghadap Situ Patenggang.

Keunggulan Glamping Lakeside Rancabali

Glamping Lakeside Rancabali
Glamping Lakeside Rancabali

Keindahan Situ Patenggang yang dapat dinikmati dari teras masing-masing kamar di glamping lakeside merupakan daya tarik utama resort yang mbaru beroperasi kurang lebih selama dua tahun tersebut.

Selain Situ Patenggang, glamping juga menghadap hamparan perkebunan teh dengan gaya penataan terasiring yang sangat menyegarkan mata.

Menyadari potensi wisata serta daya tarik yang dimiliki, pengelola pun memberikan opsi pada pengunjung yang ingin mengeksplorasi keindahan sudut-sudut resort tanpa perlu menginap dengan membayar retribusi berupa biaya parkir, tiket masuk, serta tarif menjajal beberapa spot unggulan dari Glamping Lakeside Rancabali tersebut.

Dari segi penginapan sendiri, resort ini termasuk dalam kualitas bintang 3, termasuk kategori recommended.

baca juga : Surga Wisata Alam The Lodge Maribaya

Spot Cantik & Aktivitas Untuk Wisatawan Di Glamping Lakeside Rancabali

glamping lakeside

Terdapat banyak spot khusus berfoto yang sangat cantik disiapkan oleh pengelola. Memang tidak banyak aktivitas yang dapat dilakukan di glamping lakeside kecuali berburu objek foto. Pihak pengelola sendiri memang fokus mengembangkan spot-spot foto cantik dibanding menyediakan variasi wahana hiburan untuk pengunjung.

Bukan tanpa alasan hal tersebut dilakukan. Saat ini spot-spot itu memang lebih diminati pengunjung dibanding menjajal wahana outbond yang dulu sempat disediakan pihak resort.

Spot unggulan di Glamping Lakeside antara lain teras bintang. Spot ini merupakan sebuah gardu pandang berbentuk menyerupai bintang. Kemudian ada jembatan cinta yang menghubungkan resort dengan pulau cinta di seberang. Ada juga resto pinisi yang merupakan sebuah restoran berbentuk kapal kayu asli Indonesia.

Khusus untuk Resto Pinisi, wisatawan dapat menikmati kuliner khas Sunda dan menu-menu western food di restoran yang tidak hanya memiliki desain unik tapi juga dilengkapi interior super instagramable tersebut.

Tetapi jika hanya ingin berfoto saja juga diperkenankan dengan syarat membayar tiket masuk sesuai ketentuan, di mana harga untuk wisatawan yang menginap di resort berbeda dengan pengunjung umum.

Satu-satunya pilihan wahana sekaligus kegiatan yang sedikit menguras tenaga di glamping lakeside adalah menaiki sambil mendayung sampan mengelilingi danau Situ Patenggang dan dapat singgah di pulau cinta dengan legenda batu cinta yang dapat melanggengkan hubungan pasangan.

Sebenarnya, berangkatnya bisa melewati jembatan, tetapi saat kembali ke resort harus menggunakan sampan.

baca juga : Indahnya Pantai Rancabuaya Garut yang Eksotis

Lokasi & Tarif Glamping Lakeside Rancabali

Glamping lakeside Rancabali
Resto Pinisi Glamping lakeside Rancabali

Glamping lakeside Rancabali berlokasi di pinggir Situ Patenggang yang termasuk dalam teritorial daerah wisata Ciwidey. Lokasinya cukup mudah diakses dengan menggunakan kendaraan umum.

Bagi yang ingin menginap di glamping lakeside, harga yang dibanderol per kamar dengan maksimal kapasitas empat orang adalah Rp. 2.000.000,- per malam. Sedangkan pengunjung umum yang tidak menginap akan dibebankan tiket masuk sebesar Rp. 25.000,- per orang ditambah tarif parkir Rp. 5.000,-.

Tamu hotel dapat mengeksplorasi setiap sudut hotel tanpa dikenakan biaya tambahan, sedangkan wisatawan umum dikenakan charge sebesar Rp. 10.000,- untuk beberapa spot tertentu.